Rabu, 12 Maret 2014

Teman berbulu - Si Menyon

Halo, apa kabar semua? Maaf sudah lama tak memposting. Gue nggak akan memberikan alasan "sibuk" selama gue masih bisa buka twitter. Hehehe nah, kali ini gue bikin posting yang baru kali yah, yaitu memperkealkan "teman-teman berbulu" gue satu per satu tapi nggak dalam satu postingan sih. Temen berbulu di sini bukan manusia yah, walaupun manusia juga berbulu sih hahahaha. Nah, karena gue tau semua orang pernah STRESS. Maka, gue akan kasih satu solusi ke lo semua, yaitu JANGAN KE MALL tapi ber-INTERAKSI dengan HEWAN. Oke, mari gue kenalkan teman berbulu gue yang satu ini.

SI MENYON DALAM EMPAT GAYA
MINTA DIMANJA - GALAU - TIDUR - BENGONG
Nama: Menyon
Jenis Kelamin: Jantan
Status: Sudah punya kekasih
Hobi: tidur, makan, dan minta dimanja
Kebiasaan: mengeong keras kalo kelaparan
Makanan favorit: semua, termasuk kerupuk ikan
Makanan tidak  favorit: ikan hias
Kebiasaan jelek: pup sembarangan di tempat empuk seperti kasur dan sofa, suka garuk-garukin sofa.

Banyak kucing rumahan yang pernah mampir di kehidupan keluarga kecil gue. Mulai dari si caty (baca: keti) sampai anak-anaknya yang sudah tumbuh besar dan kemudian mereka semua menjadi kejam dan jahat. Hahaha dan kemudian gue pindah rumah dan tidak pernah melihat kucing-kucing itu lagi. Nah, si Menyon ini adalah kucing rumah gue saat ini. Dulu namanya bukan MENYON tapi namanya "SI KUCING".

SI KUCING? Kok nggak dikasih nama? Dari awal keluarga gue emang nggak berniat memelihara kucing ini. Jadi dibiarkan bebas saja, masuk dan keluar rumah gue. Jadi dia tidak punya nama dan kami menyebut dia dengan nama "Si Kucing". Si menyon mulai kami anggap bagian keluarga semenjak dia berhasil menangkap tikus dan lama kelamaan dia seneng banget dimanja dan minta dielus. Dia jadi penghilang stress. Adik gue pulang sekolah, bokap pulang kerja, nyokap pulang dari pasar pasti serentak pertanyaannya adalah "Si kucing mana?" (waktu belum ada nama).

Asal muasal namanya MENYON adalah suatu hari saat bokap dan nyokap sedang asik nonton tv, tiba-tiba nyokap denger suara rintihan si Menyon yang mengeong-ngeong seperti minta pertolongan. Dan pas nyokap samperin, ternyata si Menyon mulutnya berdarah-darah. Gue adalah orang yang punya pemikiran kayak gini, "kok ada yah orang yang mau bawa hewan peliharaannya untuk sekedar operasi dengan biaya jutaan? Padahal kan duitnya bisa dipake macem-macem".

Dan ternyata ke-sotoy-an gue itu menerpa gue. Emak gue dengan panik langsung ngebawa si Menyon ke dokter hewan. Karena saat itu gue nggak ada di tempat, katanya sih, nyokap sambil nangis gitu. Karena kondisinya sekarat, tanpa melewati proses administrasi, si Menyon langsung ditangani. Dan yah beberapa minggu kemudian, sudah waktunya si Menyon diambil. Gue pun menemani nyokap dan terjadilah suatu percakapan dimana gue baru ngerasa nama itu penting.

Nyokap: Saya mau ambil kucing saya yang masuk (waktu si Menyon didatangkan ke sana)
Admisnistrator: Oh iya. Nama kucingnya siapa, bu?
Nyokap: eeeeh (noleh ke gue)
Gue: Namanya si Kucing, mba
Semua orang: (melihat ke gue dan nyokap)

Butuh waktu lama untuk menjelaskan kucing gue yang mane. Sampe pada akhirnya terdengar suara si Menyon mengeong keras banget. Dan pas dicek itu kucing gue. Dia tau kalau gue dan nyokap dateng buat ngambil dia. Karena mulutnya dijahit, mulutnya jadi mencong gitu. Nah, dari kata mencong lah, bokap memanggil si Kucing dengan nama si Menyon.

Si Menyon tuh manja banget. Kalau Anggi, adik gue pulang sekolah dan duduk di sofa, dia langsung lompat ke pahanya. Pas Bokap lagi tiduran di tiker, si Menyon naik ke perutnya. Bener-bener ngelepas stress walau sampai saat ini si Menyon berstatus piaraan freelance di rumah gue, yang artinya dia bebas pergi dan masuk ke rumah. Setiap malem, pasti si Menyon kita keluarin. Ngeri dia pup di sofa bahkan di kasur kadang-kadang. Pernah juga nyokap nyikatin giginya si Menyon secara paksa di westafel dengan kain karena si Menyon habis makan tikus. Terus nyokap juga pernah menyelamatkan burung peliharaan bokap yang sempet dimakan si Menyon, dengan nekat membuka paksa mulut si Menyon (heroik banget nih nyokap gue).

Itulah sekilas tentang teman berbulu gue. Kalo gue stress, kadang gue nggak bisa liat manusia. Lucu yah? Hahaha habis mukanya manusia pada stress gitu jadi makin tambah stress gue. Nah, untuk menghilangkan stress, biasanya gue akan liat foto dia atau nggak foto-foto kucing lucu di facebook. Atau nggak liat anime, kartun, alam, pokoknya bukan manusia deh. Hahaha nah kalian bisa loh share teman berbulu kalian dan kebiasaannya. Ada yang bilang, "Hewan peliharaan suka meniru pemiliknya". Siapa tahu, gue bisa tahu kebiasaan kalian apa dari kebiasaan hewan peliharaan kalian hahahaha #Sotoy

6 komentar:

  1. "Saya tak pernah paham mengapa perempuan bisa mencintai kucing. Kucing itu suka kebebasan, tidak suka mendengarkan, cuek jika dipanggil, suka keluar malam, dan kalaupun di rumah lebih suka sendirian atau tidur. Dengan kata lain, kucing memiliki semua kebiasaan laki-laki yang dibenci perempuan, tapi perempuan tetap mencintai kucing."—Jay Leno, komedian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komedian yah? Berarti mungkin itu lawakan doang. Hahahaha #Sotoy

      Hapus
  2. gue pikir menyon itu bibir yang agak kesamping rupanya nama piaraan hahaha :), visit balik ka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang bibirnya begitu juga. Oke, visit bareng.

      Hapus
  3. suka sama kucing sejak kapan mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah cukup lama. Kebetulan pecinta segala jenis binatang. Cuma kurang suka sama jenis serangga sih. Geli. Hahaha

      Hapus