Senin, 15 Desember 2014

[Review] Doraemon: Stand By Me - Jangan Berekspektasi Tinggi

WARNING! POSTINGAN INI PANJANG, SUBJEKTIF, DAN PENUH SPOILER

Judul: Doraemon: Stand By Me (2014)
Produksi: Shin Ei Animation, Toho Company
Sutradara: Ryuichi Yagi, Takashi Yamazaki
Jenis Film: Animasi, Adventure
Adaptasi: Doraemon
Mangaka: Fujiko Fujio
Pengisi suara: Mizuta Wasabi (Doraemon), Megumi Ohara (Nobita), Yumi Kakuzu (Shizuka), Satoshi Tsumabuki (Nobita dewasa), Tomakazu Seki (Suneo), Subaru Kimura (Gian), Shihoko Hagino (Dekisugi).

Soby, keturunan Nobita generasi keempat di abad ke-22 datang menemui Nobita dengan membawa Doraemon, Robot Kucing yang memiliki kantong ajaib. Soby datang untuk memberitahukan pada Nobita bahwa keluarganya menderita karena hutang yang Nobita tinggalkan. Dalam rangka mengubah masa depan, Soby mengutus Doraemon untuk tinggal bersama Nobita dengan program dimana Doraemon harus membuat Nobita bahagia jika dia ingin kembali ke masa depan yaitu abad ke-22. Kisah Doraemon dan Nobita pun dimulai.

Sinopsis di atas asli bikinan gue sendiri setelah nonton hehehe. Jika kalian mencari refrensi lain, mungkin sinopsisnya nggak akan seperti yang tertulis di atas. Doraemon: Stand By Me, film yang satu ini memang sudah masuk ke dalam daftar film yang wajib ditonton di tahun 2014, terutama oleh generasi 90-an. Doraemon: Stand By Me disebut-sebut merupakan film terakhir dari anime doraemon series tentunya mengundang banyak perhatian, apalagi dengan teaser dan original soundtrack yang cukup menjanjikan bahwa film ini akan mengundang air mata bagi siapa saja yang menontonnya.
TEASER AWAL DORAEMON
Berbagai atribut media gempar mengabarkan bahwa film ini akan menjadi film yang menyedihkan, tentu membangun ekspektasi tinggi bahwa jika menonton film ini pasti menangis. Apalagi awal teaser doraemon yang muncul pertama kali adalah gambar wajah doraemon yang mengeluarkan air mata. Akan tetapi ekspektasi tinggi itu hanya membuat sakit aja teman-teman hahahahaha. Pasalnya yang menangis nonton film ini bukan karena ceritanya yang sedih tetapi menangisi bahwa Doraemon telah menemani kita selama ini.

Alasan muncul meme di atas tentunya dipicu oleh beberapa orang yang telah nonton Doraemon dengan ekspektasi tinggi bahwa mereka kan menangis dan nyatanya tidak, atau mengharapkan sad ending dari Doraemon yang ternyata nggak kesampean. "merasa tertipu" mungkin itu yang ada di benak teman-teman kita yang senasib dengan meme di atas hohoho.

CERITA Doraemon: Stand By Me bagi gue KURANG FOKUS. Karena film ini ternyata menceritakan awal pertemuan Nobita dengan Doraemon, dimana Doraemon sendiri dibawa oleh Soby, cucuk generasi keempatnya Nobita. Sementara yang digembar-gemborkan media dan beberapa orang dikatakan bahwa film kali ini merupakan cerita perpisahan antara Nobita dan Doraemon.  Jika fokusnya pada perpisahan Nobita dan Doraemon tentunya adegan Doraemon bertemu dengan Nobita menjadi tidak penting. Inti cerita Doraemon: Stand By Me lebih fokus pada pengubahan nasib Nobita saja walaupun fokus di sini masih terbilang luas. Alur menuju ending benar-benar dirasakan menurun, sehingga kurang berasa gregetnya gitu. GENRE film ini juga KURANG FOKUS. Gue bisa menjelaskan soal ini. *spoler* Ending Doraemon dibuat happy ending dengan dalih film anak-anak akan tetapi cerita malah menceritakan cinta lawan jenis, yakni bagaimana Nobita di masa depan dapat menikahi Shizuka (fokus cerita sebenarnya). Jadi sebenarnya film untuk anak-anak atau emang untuk yang dulunya pernah jadi anak-anak? Karena yang digembar-gemborkan film ini akan menjadi film nostalgia yang pada akhirnya malah seperti bagian episode series Doraemon yang biasa kita tonton setiap hari minggu. Ini merupakan film terakhir doraemon? Gue rasa sih nggak. Yep, Doraemon: Stand By Me bukanlah film terakhir bahkan ada kabar Maret 2015 bakal ada film Doraemon: Nobita's Space Hero Record of Space Heroes. Walau bukan animasi 3D sih, balik lagi ke animasi 2D.


ANIMASI 3D dan CGI nya emang keren banget sih walau bagi beberapa orang hal ini menjadi kurang menarik untuk dilihat karena terbiasa dengan Doraemon dan Nobita yang berbentuk 2D gitu. Tetapi animasi 3D ini benar-benar membuat kita sadar detail loh. Detail kamar nobita, detail bangunan rumah dan lain sebagainya. Bahkan temen gue baru sadar kalo Ibu Nobita menggunakan kacamata. Animasi 3D membuat Doraemon semakin MENGGEMASKAN, semakin lucu. Nggak heran terdengar suara-suara greget tiap Doraemon bergerak, berbicara bahkan melakukan sesuatu.

MARKETING yang dahsyat. Sejak Doraemon Stand By Me mulai dipromosikan, mereka menggunakan pendekatan bahwa Doraemon adalah masa kecil kita. Ohiya, teknik memasukkan iklan dalam Doraemon terbilang smooth loh! Nggak keliatan ngiklan dan terasa menyatu saja dengan film. Cerdaslah pokoke. Pengeluaran soundtrack Doraemon: Stand By Me, yaitu Himawari no Yokusoku tepat banget dikeluarkan secara bertahap setelah teaser. Tentu ini semua menjadi bagian strategi marketing yang berhasil bahkan terbilang sukses menarik pentonton.

TIDAK ADA SESUATU YANG BARU di Doraemon: Stand By Me. Alat-alat yang digunakan bener-bener yang ada di manga tetapi lebih detail. Contohnya selimut waktu yang prosesnya terlihat detail jadi lebih keren aja gitu. Kemudian latar dimana Nobita dan kawan-kawan dewasa mungkin hanya itu satu-satunya yang baru tetapi tidak mengejutkan dan sekali lagi hanya dimanjakan oleh animasi 3D saja.
ROTI YANG BISA BIKIN INGET RUMUS
TERJEMAHAN-nya lebih baik daripada terjemahan Rurouni Kenshin yang terjemahan Bahasa Indonesia-nya "google translate" banget. Cuma hemm Doraemon: Stand By Me kali ini terjemahan-nya double gitu, ada Inggris dan Indonesia-nya, jadi agak nggak fokus mau liat terjemahan yang mana. Kalau dulu di rurouni kenshin, terjemahannya cuma salah satu aja, bisa Inggris atau Indonesia sekali pun gitu.
SUBTITLE DOUBLE
Efek dari Doraemon Stand By Me di Indonesia sampai hari ini berhasil membuat SERVER INTERNET WEBSITE blitz down dan tentunya kacau heuheuheu. Gue salah satu yang menjadi korban dari kekacauan server webnya blitz hahaha. Sampai hari ini antrian pembelian tiket Doraemon Stand By Me tentunya masih panjang, masih banyak yang penasaran. Nggak terlalu buruk kok teman-teman yaa bolehlah buat refreshing hehehe tapi peringatan dari gue kalau nonton ini, please jangan berekspektasi tinggi yah teman-teman terutama yang uda ngikutin teasernya dari awal sampe ke OST-nya segala heuheuheu.

18 komentar:

  1. gw sih belom nonton tapi klo ngeliat antusias di sosmed kayaknya rame bgt. tingginya sebuah harapan akan berbanding lurus dengan kecewa yang akan diterima

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah yang kecewa banyak ya karena itu tadi ekspektasi tinggi. Tapi mereka nggak salah untuk berekspektasi tinggi karena segala atribut yang digembor-gemborkan di atas heuheuheu

      Hapus
  2. Aeiiiii Keren Kayaknya :)
    Film Nie yg membuat gue Terduduk manis di depan TV waktu Kecil,
    Moga Bisa Nonton =D

    BalasHapus
  3. Setuju banget!!
    Baru aja mau nulis post macem beginian beres UAS hari ini
    Eh udah mau jam tujuh ya ini
    *kabur*

    BalasHapus
  4. sangat film ini gak ada tayang di kota medan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hemm yaah blitz di medan belum ada yah? :/

      Hapus
  5. Iya sebenernya tujuannya kangen2an aja sih. Sama kayak tiba2 nonton konser SO7. Bukan ngarepin Dutanya nyanyi sambil scream. Tapi inget balik jaman dulu. *halah malah jadi kemana2*

    BalasHapus
  6. Yah... walau banyak yang bilang mengecewakan, tetap aja aku penasaran :D

    BalasHapus
  7. makin penasaran sama ini film tapi sayang film ini tidak tersebar di seluruh daerah indonesia terutama daerah kota medan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tunggu donlotannya aja hahaha emang disayangkan sih.

      Hapus
  8. Gue salah satu orang yang berekspektasi tinggi. Tapi beruntungnya gue belum sempet nonton di bioskop heheehe

    BalasHapus
  9. Hmm..Penasaran & jadi pengen nonton nih ..

    BalasHapus