Kamis, 15 Januari 2015

Cara Memutuskan Lingkaran Setan

Yo! Apa kabar semua?! Masih semangat? Baguslah kalau begitu hihihi gue juga selalu semangat walau belakangan ini sedih sendiri dengan LONGKAP 1 MINGGU POSTING BLOG *hiks mulai nggak konsisten*. Okeh demi memecut diri sendiri, postingan kali ini kita mulai!


Manusia itu dinamis, selalu bergerak dan selalu berubah. Tapi pernah nggak sih ngerasain satu titik dimana hidup terasa membosankan? Rasa bosan pasti selalu ada dan biasanya memunculkan gagasan-gagasan baru yang membuat rasa bosan itu hilang. Ibaratnya inovasi itu datang dari rasa bosan hohoho. Nah biasanya rasa bosan terjadi karena sebuah rutinitas, kemudian rutinitas yang dilakukan dengan cara yang sama terus-menerus berubah menjadi sesuatu yang MONOTON. Nah sesuatu yang monoton biasanya dilakukan secara berulang-ulang seperti sebuah LINGKARAN. Dan lingkaran yang bakal kita bahas ini adalah LINGKARAN SETAN. Agak horor yah ... eh tapi tenang, yang pengen gue bahas bukan hal-hal gaib kok. Ini cuma analogi aja hahaha.

Menurut ke-sotoy-an gue, lingkaran setan adalah sebuah analogi untuk menyebut sebuah habit (kebiasaan) buruk yang terjadi berulang-ulang dan terus-menerus bahkan secara ekstrim, pelaku lingkaran setan dapat menebak apa yang akan terjadi di hari esok. Ribet yah? Hahaha sederhananya lingkaran setan itu seperti ini;

bangun tidur - sekolah/kerja - pulang - tidur - bangun tidur - sekolah/kerja - pulang - tidur

Kalo versi anak kosan bisa jadi seperti ini;



Gue sendiri pun nggak ngelak kalo gue juga punya siklus LINGKARAN SETAN. Salah satu lingkaran setan yang berhasil gue atasi tapi kembali lagi belakangan ini adalah Tidur pagi. Jadi begini;

Malam nggak bisa tidur - begadang sampe aktivitas pagi - siang jelang sore akhirnya tidur - malamnya nggak bisa tidur - terpaksa begadang lagi sampe aktivitas pagi - siang jelang sore akhirnya tidur - malamnya nggak bisa tidur.

Dan itu menyebalkan! Beneran lingkaran setan! Salah satu cara mengetahui kalau kita (tanpa sadar) memiliki lingkaran setan adalah ada sesuatu yang terjadi pada tubuh kita, baik secara fisik maupun mental, baik secara lahiriah maupun batiniah. Tubuh kita adalah alat pendeteksi paling baik, teman. Apa pun itu coba rasakan. Misalnya rasa sakit di satu bagian tubuh, atau ada rasa resah yang bikin nggak enak karena tiap hari yang dilakuin gitu-gitu aja. Tapi bisa juga dari pendapat orang lain loh, paling sederhana adalah orang terdekat seperti orangtua; "kamu nih tiap hari ... gitu-gitu aja". Atau temen deket; "Njir ... mulu lo! Nggak bosen ape? Kurang-kuranginlah".

Menurut gue sih kalo uda di titik orang lain yang sadar, artinya lingkaran setan itu harus beneran wajib diputus se-segera mungkin hohoho. Secara orang lain aja sampe sadar kalo lingkaran setannya uda keterlaluan maka saatnya kita memperbaharui diri fufufu. Bagaimana caranya menghentikan lingkaran setan yang sudah terlanjur berulang secara terus menerus?

Berhenti Sejenak
Namanya juga lingkaran, kita terus berputar. Ada saatnya kita berhenti untuk beristirahat dan melepas segalanya kemudian mengambil lingkaran lain *loh* (maksudnya yang lebih baik). Misalnya liburan atau pergi ke tempat-tempat yang jauh dari aktivitas sehari-hari. Atau mungkin benar-benar herhenti dari rutinitas sehari atau sejam-dua jam juga cukup. Selama aktivitas "berhenti sejenak" itu, intinya adalah menjauhkan pikiran akan kerjaan lingkaran setan sementara.


Hal Baru
Seperti main game, tentu bosan untuk main satu game yang itu-itu aja. Mungkin bisa jadi main satu game menjadi tidak bosan karena teman mainnya yang selalu variatif. Nah maka dari itu, untuk mempertahankan ke-dinamis-an hidup, kita harus kembali mengisi "rasa variatif", sesuatu yang membuat hari ini terasa berbeda dengan hari esok. Dengan mencari sesuatu yang baru dan melakukannya adalah hal yang paling efektif untuk memutus lingkaran setan hohoho. Malas mencari sesuatu yang baru? Tenaaang, masih ada cara MODIFIKASI, yang penting kan baru. Modifikasi di sini, sesederhana seragam sekolah. Seragam sekolah hari senin tentu akan dibuat beda dengan seragam hari selasa dan seterusnya, walaupun intinya sih tetep aja batik itu aja yang kita pakai walau padanannya berbeda.
SERAGAM SMAN 4 JAKARTA PUSAT (SMA GUE)
Punya Target
"Serius amat put ampe segitunya? Ampe punya target?" mungkin emang serius tapi ya dibawa santai aja, teman. Jangan panik gitu ah denger kata "target", ini bukan MLM hohoho. Target atau suatu pencapaian itu bikin hidup dinamis loh. Lalu bagaimana kalau target kita telah berhasil dicapai? Mengutip kata dosen gue; "Sukses itu sebenarnya nggak ada. Karena ketika seseorang berhasil mencapai sesuatu, dia akan memiliki pencapaian baru dengan sendirinya". Dan secara nggak langsung kalimat dosen gue itu bisa dikatakan sebuah LINGKARAN! tapi lingkaran yang baik. Tapi akan berubah jika itu menjadi hal buruk yah hehehe maka akan disebut lingkaran setan (kesian amat lu tan, dikatain buruk). Di sini gue mengajak untuk memiliki target-target kecil saja dulu semacem "list what to do" harian gitu, tapi terserah mau dicatet atau dipatri di otak.

Punya Hobi
Nah sila tertawa sepuas-puasnya. Teman-teman gue yang punya hobi rata-rata tertawa saat menanggapi kalimat "nggak punya hobi", karena menurut mereka setiap orang pasti memiliki hobi. Gue bikin beda yah, teman. Setiap orang mungkin saja memiliki sesuatu yang disukai, tapi itu semua belum tentu hobi. Karena menurut gue, hobi adalah sesuatu yang ditekuni, sesuatu yang dikerjakan untuk melupakan rutinitas sehari-hari, sesuatu yang bikin mood-up atau bahkan suatu tempat untuk berhenti sejenak (seperti yang gue tuliskan di atas).

Mungkin segitu aja sih, kalo masih ada yang lain bolehlah berbagi di kolom komentar hohoho. Menurut gue, hal monoton itu sama saja berdiam di suatu tempat dengan tidak melakukan apa-apa. Seperti terseret arus. Dan tanpa sadar itu akan membuat kita depresi kemudian frustrasi. Seperti tujuan awal, tulisan ini dibuat untuk memecut diri sendiri atau bahasa bagusnya sih self-reminder begitu. Maaf yah kalau ke-sotoy-an gue terlampau #sotoy (ape sih). Mari kita putus lingkaran setan kita! Hahahahaha salam #sotoy!

Sumber gambar:

11 komentar:

  1. Itu promag............ ~_~ wkwk

    Salam,
    Ijal Fauzi

    BalasHapus
  2. Punya hobi --> kelewat ketagihan sama hobi --> ga sadar bikin lingkaran setan baru.

    Eh bener ga sih? #ikutansotoy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiahahaha, bener banget. Contohnya ini, aku hobi ngeblog dan ketagihan :3

      Hapus
    2. I....iya sih wkwkwk makanya dibuat bagus dong hobinya. Jangan dibikin jadi habit jelek wkwk XD

      Hapus
  3. benar sekali kakak, memang begitu lah cara memutuskan lingkaran setan itu.

    BalasHapus
  4. Hahaha nyata banget pas ngebahas kehidupan anak kost, ngalamin juga hal begituan. Bener yah kudu lepas nih dari lingkaran syaiton... nice pos Puti :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahahaha iya itu juga dari pengalaman, dan XD

      Hapus
  5. huahahaha.. itu ngakak gue pas liat promag!
    tapi kalo terlalu sibuk kerja, susah put mutusin siklus lingkaran setannya. ya untungnya sih masih bisa refreshing sedikit pas weekend.
    itu foto anak 4 lo dapet aje dah. haha
    terus berkarya put!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti bisa, ga. Sibuk kerja karena fokus kerja. Foto anak 4 nyomot dari pak alam hahaha XD iya thanks, ga.

      Hapus